Artikel
IN HOUSE TRAINING (IHT) RENCANA TINDAK LANJUT (RTL) ALTERNATIF MODEL BELAJAR DARI RUMAH
Tanggal : 15-07-2020 11:05, dibaca 508 kali.IN HOUSE TRAINING (IHT)
RENCANA TINDAK LANJUT (RTL)
ALTERNATIF MODEL BELAJAR DARI RUMAH (BDR)
SMP NEGERI 1 TOMO KABUPATEN SUMEDANG
Senin -Selasa tanggal 13 - 14 Juli 2020
Pandemi covid-19 saat ini sangat berpengaruh besar tehadap berbagai aspek kehidupan, salah satu yang terdampak covid-19 adalah dunia Pendidikan. Gugus tugas penanganan covid-19 Kab.Sumedang melaporkan bahwa dikabupaten Sumedang bertambah 1 pasien positif covid-19 dan 12 lainnya reaktif rapid test. Situasi yang demikian mengharuskan siswa belajar dari rumah, hal ini menuntut sekolah harus memikirkan beragam alternatif untuk memfasilitasi semua siswa agar tetap dapat belajar.
Meskipun siswa belajar dari rumah, pihak sekolah harus dapat memastikan bahwa siswa memperoleh haknya untuk mendapatkan pendidikan. Oleh sebab itu, program Belajar dari Rumah (BDR) berbasis proyek merupakan salah satu alternatif yang dapat dipilih untuk mengatasi hal tersebut. Program BDR yang disusun dengan tepat diharapkan dapat menjadikan siswa mampu melakukan semua kegiatan pembelajaran.
Pandemi covid-19 saat ini sangat berpengaruh besar tehadap berbagai aspek kehidupan, salah satu yang terdampak covid-19 adalah dunia Pendidikan. Gugus tugas penanganan covid-19 Kab.Sumedang melaporkan bahwa dikabupaten Sumedang bertambah 1 pasien positif covid-19 dan 12 lainnya reaktif rapid test. Situasi yang demikian mengharuskan siswa belajar dari rumah, hal ini menuntut sekolah harus memikirkan beragam alternatif untuk memfasilitasi semua siswa agar tetap dapat belajar.
Meskipun siswa belajar dari rumah, pihak sekolah harus dapat memastikan bahwa siswa memperoleh haknya untuk mendapatkan pendidikan. Oleh sebab itu, program Belajar dari Rumah (BDR) berbasis proyek merupakan salah satu alternatif yang dapat dipilih untuk mengatasi hal tersebut. Program BDR yang disusun dengan tepat diharapkan dapat menjadikan siswa mampu melakukan semua kegiatan pembelajaran
In House Training (IHT) di SMPN 1 Tomo telah dilaksanakan pada tanggal 13 dan 14 Juli 2020, dengan menghadirkan nara sumber langsung yaitu Bapak Sumar Hendayana (penggagas alternatif BDR Berbasis proyek). IHT dihadiri oleh seluruh guru dan Kepala Sekolah, narasumber, dan pengawas pembina. Peserta IHT yang hadir sangat antusias dan bersemangat, diindikasikan dengan mereka banyak bertanya dan tidak mengenal lelah dalam mengikuti kegiatan IHT dari awal sampai akhir.
Tatap muka langsung dengan narasumber memberikan kesan tersendiri dibandingkan dengan zoom meeting. Banyak pengalaman bermakna yang dirasakan langsung oleh guru-guru, karena unek-unek ketika zoom meeting bisa dijawab langsung oleh narasumber. Sehingga IHT dengan langsung menghadirkan nara sumber lebih memantapkan pemahaman guru-guru mengenai BDR berbasis proyek.
Narasumber :
- Prof. Sumar Hendayana, Ph.D. (UPI)
- Nunung Nurhayati, S.Pd., M.M.Pd. (Pengawas Pembina)
Hasil kesepakatan :
Dengan mempertimbangkan kondisi sekolah, lingkungan masyarakat dan peserta didik maka tema yang dipilih:
Tema Umum yang akan diplih dalam model pembelajaran berbasis proyek di SMP Negeri 1 Tomo adalah “Covid-19 dan Hidup Kreatif”. Peserta didik diharapkan dapat memperoleh pengalaman belajar agar dapat ikut serta dalam pencegahan penyebaran Covid-19 melalui pola hidup bersih dan sehat (PHBS), mengkonsumsi makanan bergizi dan hidup lebih kreatif. Selain itu peserta didik juga ditantang untuk ikut membantu mengatasi masalah-masalah yang terjadi akibat covid-19.
Tema Khusus diarahkan untuk mengembangkan kecakapan hidup peserta didik yang relevan dengan tema umum yang telah ditetapkan. Tema-tema tersebut adalah:
- Orientasi: Covid-19
- Membuat masker dari bahan yang tersedia di rumah (project 1)
- Membuat handsanitizer dari bahan alam (project 2)
- Menanam tanaman obat keluarga (project 3)
- Memetakan potensi makanan yang tersedia dilingkungan siswa & bahan makanan yang tersedia tapi belum dimanfaatkan secara optimal.
- Membuat makanan tradisional. (project 4)
- Membuat kerajinan dari bambu dan tempurung kelapa(project 5)
- Membuat konten video tentang covid-19 dan hidup kreatif. Islami, Lucu (project 6)
7 Strategi tentang PJBL (Berbasis Projek) melalui Daring, Luring, Kunjungan , dll
(strategi kominikasi) disuguhkan melalui Modul dan LK
Langkah-langkah berbasis proyek
- Membuat pertanyaan sehingga anak mau mengerjakan Contoh Bagai mana cara membuat masker yang baik dan indah
- Cari informasi, bahan alat cara
- Diparktekan oleh anak
- Memilih dan memilah
- Memparktikan
- Persentasi, Melaporkan
Dari 7 Strategi pembelajaran dengan teknik pembelajaran yang dipilih di SMP Negeri 1 Tomo:
- Pembelajaran dengan virtual meeting, seperti Zoom Meeting, Google Meet (10%)
- Pembelajaran melalui pendekatan Proyek, disesuaikan dengan sosial ekonomi orangtua siswa. (25%)
- Pembelajaran dengan Modul/LK yang dibuat oleh MGMP Sekolah atau guru sendiri (20%)
- Pembelajaran dengan guru HomeVisit (guru kunjungan kerumah siswa), ke Dusun/Desa dengan penglompokan siswa yang rumahnya berdekatan (25%)
- Pembelajaran melalui grup Medsos/WA Group (10%)
- Pembelajaran dengan penugasan secara berkala dan terukur. (10%)
Strategi Pembimbingan/Komunikasi dengan Siswa
- Kelompok siswa terdiri dari 5-6 siswa dengan tingkat yang berbeda dan berdekatan rumah (87 kelompok)
- Setiap guru membimbing 2-3 kelompok ( jumlah guru 31)
- Daring: Pembimbingan menggunakan gawai (gadget) atau laptop yang dikirim melalui aplikasi komunikasi seperti WhatsApp. Disertai bahan ajar digital berbasis multimedia.
- Luring: Pembimbingan guru dengan menggunakan modul belajar mandiri, lembar kerja, bahan ajar cetak
- Kunjungan Guru :Pembimbingan guru mengunjungi kelompok-kelompok kerja peserta didik memonitor perkembangan belajar mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan penyelesaian tugas/proyek 3 kali dalam 1 minggu.
- Guru mengumpulkan data aktivitas siswa/ foto (CamScanner) lembar kerja siswa/produk sebagai portofolio (asesmen)
- Pembimbingan guru dengan mengunjungi kelompok-kelompok kerja peserta didik
- Setiap hari Kamis Seluruh guru berkoordinasi di sekolah untuk refleksi dan tindak lanjut proses bimbingan belajar kelompok siswa serta merencanakan untuk pertemuan berikutnya.
Hasil Kegiatan:
- Tersusunnya RTL BDR
- Terbentuknya Kelompok belajar siswa dan guru kunjung/pembimbing
- Tersusunnya LK untuk pertemuan Minggu ke 2-4
Kegiatan dianjutkan dengan merevisi dan melengkapi LK untuk pertemuan minggu ke 5 sampai dengan minggu ke-20
FOTO KEGIATAN
Pengirim : Admin SMPN 1 TOMO
Kembali ke Atas
Artikel Lainnya :
Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas
Komentar :
Kembali ke Atas

Total Hits
Hari ini
Member Online