Sejarah Singkat SMP Negeri 1 Tomo Sumedang
Tahun tujuh puluhan, merupakan awal bagi berdirinya sebuah “Almamater”. Dilandasi dari sebuah harapan dan kecintaan pada dunia pendidikan, menciptakan generasi yang cerdas, tokoh-tokoh pendidikan Tomo berupaya mewujudkan harapan tersebut. Bapak H. Ajan (Kepala Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Tomo saat itu) merupakan pelopor dan motivator bagi terwujudnya harapan tersebut. Atas dukungannya, tahun 1978, 160 anak terdaftar sebagai siswa SMP Negeri Tomo yang merupakan filial dari SMP Negeri 1 Sumedang. Satu harapan baru sudah terwujud bagi anak-anak Tomo yang selama ini harus merantau ke daerah lain (Kadipaten, Cimalaka, Sumedang Kota) demi untuk bisa mencapai cita-citanya. Pada awal berdirinya, tenaga pengajar dan tenaga Tata Usaha 90% merupakan tenaga pengajar dan tenaga Tata Usaha SMP Negeri 1 Sumedang. Sedangkan tenaga pengajar dan staf tata usaha yang ada di Tomo, terdiri atas:
Sebelum memiliki bangunan tetap, kegiatan belajar mengajar dilakukan dengan berpindah-pindah tempat. Di antaranya menumpang pada SD Negeri Cijelag dan SD Negeri Tomo, sebelum akhirnya berpindah kembali ke SD Negeri Cijelag. Berkat kerjasama tokoh-tokoh pendidikan dan aparat pemerintahan desa, kecamatan maupun kabupaten diantaranya Bapak H. Yaya Wiratmaja (anggota DPRD) dan Bapak Taryum Suganda (Kepala Desa Tolengas) saat itu, maka tahun 1979 SMP Negeri Tomo memiliki bangunan baru yang terletak di Desa Tolengas Kecamatan Tomo. Alhamdulillah, alumni SMP Negeri 1 Tomo sekarang ini banyak yang sudah berhasil menjadi sarjana berbagai bidang dan disiplin ilmu dan mengabdi pada “Almamater” diangkat sebagai tenaga pengajar dan Tata Usaha di SMP Negeri 1 Tomo, di antaranya:
Kepala sekolah yang pernah menjabat di SMP Negeri 1 Tomo adalah:
|